Pemograman
Bahasa Pemrograman. Seperti halnya dalam prosedur lain, ada juga beberapa hal yang penting tentang bahasa pemrograman dalam materi yang satu ini. Misalnya adalah kategori bahasa pemrograman. Ada bahasa pemrograman yang berada di tingkatan tinggi maupun rendah. Semuanya tentu memberikan kelebihan dan kekurangan masing-masing.Bahasa pemrograman tingkat rendah dapat dikerjakan oleh mesin karena pengoperasiannya yang cukup mudah. Karena bahasa pemrograman yang berada di tingkatan rendah memang hanya dipahami oleh mesin tersebut. Lebih mudah lagi, bahasa standar untuk perakitan banyak dikenal dengan istilah atau nama assembler. Sementara itu untuk bahasa pemrograman dalam tingkatan yang lebih tinggi memiliki jenis yang lebih banyak lagi. Karena bahasa ini punya kompleksitas yang tinggi hingga cukup dapat mendekati kemampuan bahasa manusia. Apabila Anda berlaku sebagai pengguna komputer maka akan membutuhkan bantuan compiler. Compiler di sini berfungsi untuk melakukan perintah dari mesin. Dalam mempelajari materi pemrograman, bahasa pemrograman memang sangat penting sehingga jenis-jenisnya juga
harus diketahui. Karena dengan mengetahui jenisnya, maka Anda akan dapat memaksimalkan proses belajar dan mengelola program secara maksimal. Terutama ketika pengelolaan program dilakukan secara berkelanjutan. Lalu, apa saja jenis bahasa pemrograman itu? Sebenarnya, ada banyak jenis dari bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mungkin saja sudah sering Anda dengar. Masing-masing bahasa pemrograman mempunyai plus dan minusnya sendiri-sendiri. Bukan hanya itu, popularitas bahasa pemrograman di mata pengguna juga sangat variatif yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa jenis bahasa pemrograman yang populer.
1. Java
Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang umum sehingga sering digunakan. Banyak sekali orang pernah membaca tulisan java ini baik itu mereka yang sudah paham dengan dunia komputer maupun mereka yang sangat awam dengan dunia komputer. Java sendiri memiliki simbol yang cukup familiar bagi masyarakat karena memang sering dijumpai pada berbagai macam produk, meskipun mungkin mereka tidak begitu memperhatikan keberadaan logo ini pada berbagai produk yang ada. Logo java terdiri dari kombinasi dua warna yakni merah dan juga biru muda. Tulisan java nya berwarna merah sama seperti sebagian simbolnya yang berwarna merah. Salah satu yang membuatnya menjadi popular adalah karena bahasa pemrograman ini bisa diterapkan pada berbagai platform dan juga bermacam-macam OS. Tentunya kondisi ini membuat Java mudah sekali untuk digunakan pada berbagai aktivitas pemrograman computer. Di
Indonesia sendiri masyarakatnya sudah banyak sekali yang telah memiliki smartphone
Android untuk keperluan komunikasinya. Nah, aplikasi-aplikasi yang kita gunakan pada smartphone Android tersebut sebagian besar dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java. Meskit saat ini memang pihak google sebagai perusahaan raksasa di bidang telekomunikasi telah resmi mendukung C++. Hal tersebut tidak bisa menggeser java sebagai primadonna bahasa pemrograman karena memiliki library yang cukup lengkap sehingga para programer banyak yang menyenanginya.
2. Pascal
Bagi masyarakat khususnya yang menggeluti bidang IT bahasa pemrograman Pascal tentunya tidak seterkenal java. Hal ini bisa diketahui dengan banyaknya orang yang tidak menguasai bahasa pemrograman Pascal. Tentunya dengan tidak familiarnya bahasa pemrograman ini maka akan menjadikan tidak banyak juga penggunaannya. Sehingga kebutuhan programmer yang memahami bahasa pemrograman Pascal juga tidak banyak. Pada lowongan pekerjaan pun sangat jarang dijumpai yang membutuhkan orang dengan keterampilan bahasa pemrograman Pascal. Tidak populernya Pascal untuk bahasa pemrograman tentu bukan karena kualitasnya yang jelek, bahkan Pascal memiliki kualitas yang bagus. Pascal jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain di kelasnya termasuk mumpuni sehingga tidak meragukan dari sisi kualitas. Hal ini menjadikan alasan tidak digunakannya Pascal bukan karena kualitasnya yang buruk. Alasan lain yang menjadikannya tidak sering digunakan, diantaranya adalah karena kurangnya sisi marketing. Dukungan industri yang kurang dan juga tidak maksimalnya pemasaran membuat Pascal kalah populer dibandingkan dengan lainnya. Kelebihan
Pascal adalah cocok untuk dipelajari di sekolahan atau kampus. Hal ini dikarenakan Pascal sangat cocok untuk digunakan pada saat mempelajari algoritma serta pemrograman dasar komputer. Orang yang telah berhasil mempelajari Pascal maka bisa melanjutkannya dengan java, PHP, c++ dan bahasa pemrograman lainnya.
3. C++
Bahasa pemrograman lainnya adalah C++ yang merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman C. C++ yang memiliki logo dari kombinasi warna putih dan biru merupakan bahasa pemrograman dengan orientasi pada objek. C++ sendiri memiliki persamaan dengan C, tetapi juga ada perbedaan dalam menyelesaikan masalah dalam pemrograman. Ada banyak kemiripan memang diantara C++ dan C seperti dalam penulisan sintaks-sintaksnya. Ada hal-hal yang disempurnakan dari C yang merupakan versi sebelumnya. 4. PHP
Logo bahasa pemrograman PHP memiliki kombinasi warna biru dan hitam yang terlihat sederhana. Bahasa pemrograman PHP ini termasuk yang sering digunakan oleh banyak orang sehingga cukup banyak penggunanya. PHP memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan html dan juga css. Html dan juga css digunakan jika ingin memfokuskan pada
tampilan web aplikasi. Penggunaan bahasa pemrograman PHP ini bisa untuk menghidupkan berbagai tampilan-tampilan yang telah dibuat oleh html. Kombinasi html dengan PHP akan menjadikan aplikasi web semakin sempurna dalam hal penampilan dan fungsi. Ada berbagai hal yang bisa dikerjakan dengan menggunakan PHP diantaranya adalah memberikan perintah pada tombol-tombol. Penginputan isian dan masih banyak hal yang lainnya bisa dikerjakan oleh PHP. Komunitas PHP di Indonesia termasuk banyak jumlahnya dan bisa dijumpai di berbagai grup di media sosial seperti facebook dengan jumlah anggota yang banyak.
Materi Pemograman Tahap Perancangan
- Algoritma:
Yang dimaksud dengan algoritma adalah suatu penjabaran dari step demi step pengerjaan suatu program komputer. Jadi, algoritma tersebut dijabarkan dalam kalimat yang sederhana serta cenderung pendek.
- Flowchart:
Flowchart adalah diagram alir yang berbentuk suatu bagan dengan menggunakan simbol-simbol tertentu dengan urutan proses secara detail dalam suatu program. Bagi orang yang ingin merancang flowchart tidak ada rumus yang mutlak harus digunakan sehingga bisa lebih mengalir. Flowchart sendiri merupakan hasil pemikiran yang diperoleh dengan menganalisa permasalahan dalam komputer. Pada flowchart sendiri memiliki tiga tahapan yang disebut dengan input, proses dan juga output. Hasil yang akan diperoleh dengan menggunakan tahapan tersebut bervariasi antara satu dengan lainnya.
- Pseudocode:
Pseudocode merupakan kode yang digunakan untuk menulis algoritma dengan cara tidak terikat pada aturan bahasa pemrograman tertentu. Bentuknya sendiri memiliki kemiripan dengan algoritma dan sedikit saja perbedaannya. Programmer pada saat menggunakannya diharuskan bisa menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan pengkodeannya.
Algoritma Dasar dalam Pemograman Komputer. Ada beberapa hal yang perlu diketahui pada algoritma dasar materi pemrograman komputer. Terdapat ciri-ciri yang harus dipakai untuk menyelesaikan masalah, terutama jika berhubungan dengan algoritma. Ciri-ciri tersebut antara lain:
- Algoritma harus dapat digunakan secara efektif.
ambiguitas. - Step by stepnya harus diberi definisi tanpa tingkat
beberapa step.
- Algoritma harus dihentikan ketika melangkah untuk
- Algoritma harus memiliki komponen berjumlah nol berupa
keluaran maupun masukan.
Contoh Algoritma Sederhana:
- Membuat Secangkir Kopi.
- Menyalakan Lampu Ruangan.
- Mengatur Alarm Pagi.
- Mencuci Pakaian Dengan Mesin Cuci.
- Memasak Nasi dengan Rice Cooker.
Flowchart
Flowchart atau bagan alur adalah diagram yang menampilkan langkah-langkah dan keputusan untuk melakukan sebuah proses dari suatu program. Setiap langkah digambarkan dalam bentuk diagram dan dihubungkan dengan garis atau arah panah.Flowchart berperan penting dalam memutuskan sebuah langkah atau fungsionalitas dari sebuah proyek pembuatan program yang melibatkan banyak orang sekaligus. Selain itu dengan menggunakan bagan alur proses dari sebuah program akan lebih jelas, ringkas, dan mengurangi kemungkinan untuk salah penafsiran. Penggunaan flowchart dalam dunia pemrograman juga merupakan cara yang bagus untuk menghubungkan antara kebutuhan teknis dan non-teknis.
Fungsi Utama Flowchart
Fungsi utama dari flowchart adalah memberi gambaran jalannya sebuah program dari satu proses ke proses lainnya. Sehingga, alur program menjadi mudah dipahami oleh semua orang. Selain itu, fungsi lain dari flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian prosedur agar memudahkan pemahaman terhadap informasi tersebut. Flowchart sendiri terdiri dari lima jenis, masing-masing jenis memiliki karakteristik dalam penggunaanya. Berikut adalah jenis-jenisnya:
- Flowchart dokumen.
- Flowchart program.
- Flowchart proses.
- Flowchart sistem.
- Flowchart sistematik.